Derasnya air matamu menerjang kalbu yang menghampiriku
Keringat penderitaanmu meminyaki kepalaku
Gemuruh takkan pernah menghentikan langkahmu
Badai takkan pernah menelan semangatmu
Dan jantungku berdetak dengan irama ketulusanmu
Aku menangis melihat betapa besarnya rasamu untukku
Yang selalu terbalas dengan setumpuk kepedihan
Tapi tidak pernah menggenggamnya dalam anganmu
Malam menanti, siang menunggu
Namun engkau selalu menghampiri aku dalam doa
Berharap dan terus berharap dalam doa yang beralaskan tangisan
Ummi…
Dunia boleh menepismu…
tercermin di hatimu
Ummi…
Air matamu mengalirkan mata air bagiku
Doa-doamu meluruskan langkahku
hargailah ibu anda selagi belum pergi meninggalkan anda selama-lamanya.
Tangisanmu menghapus kebebalan hatiku
Tetapi sesungguhnya syurga bakal menantimu
Menunggumu dengan segala kebenaran dan ketulusan yang
Menjemput aku dengan nyanyian yang di iringi harapan
Membuatmu menangis dengan langkahku
Membuat mataku terbuka melihat silaunya cahaya hidupmu
Canda tawamu melantunkan pujian kemenangan bagiku...

waa...ayat da mcm orang sastera...sedih tapi best..^-^
ReplyDeletehahaha...ni bkn sye yg wt pon..haha just copy,p
ReplyDeleteaste je..hee~~